Nop 26 2008

Bandwidth

Published by roykeame under IT

In computer networking and computer science, digital bandwidth or just bandwidth is the capacity for a given system to transfer data over a connection. It is measured as a bit rate expressed in bits/s or multiples of it (kbit/s Mbit/s etc.). Digital bandwidth should not be confused with the network throughput, which is the average rate of successful data transfer through a connection. It should also be distinguished from “data transfer”, which is the quantity of data transferred over a given period of time.

The maximum bit rate is called “bandwidth” because, according to Hartley’s law, the maximum data rate of a physical communication link is related to its bandwidth in hertz, which is sometimes called “analog bandwidth” in computer networking literature. For the case of high signal-to-noise ratio, the digital bandwidth of a bit stream or logical link in a computer network is proportional to the average spectral bandwidth of the analog signal representing the bit stream during a studied time interval.

Some authors prefer terms such as gross bit rate, net bit rate or channel capacity, to avoid confusion between digital bandwidth in bits per second and analog bandwidth in hertz.

No responses yet

Jul 01 2008

Translator Alquran Via YM

Published by roykeame under IT

bwat temen2 yang butuh translator Al Qur’an saat online internet via yahoo messenger,

sementara ini aye coba, working fine.
add contack > quran.noble

contoh: Al Baqarah 286 (Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”)

format: :
quran id 2:286 <+++ tanpa tanda “<” and “>”
dan ini terjemahan dari BOT :

Qur'an via Yahoo MessengerData diambil dari http://www.kopionline.com

One response so far

Mei 28 2008

Fast Track Academy Batch 13

Published by roykeame under Personal

13 the Lucky Number , What ever people say about that . but percaya gak percaya yang pasti Fast Track Academy yang diadakan oleh Binus yang didukung penuh Oleh Microsoft buat gue sangat besar manfaat nya .

Buat bang Zikri selaku tutor nye ane acungin 4 jempol deh . Top markotop dah pokoknya ,  dah 2 hari nih gue ikut Academy tersebut,  rasa lelah dan penat bekerja sedikit terobati dengan materi materi yang dibawain oleh bang zikri . WOW walaupun hanya sedikit waktu dalam pembahasan Materi tapi begitu dalam dalam hal technical Salute.

Jam 17 kurang gue dah meluncur ke binus di samping STC macetnya ibukota akhirnya ikut gue alami . duh jakarta jadi ape yah 5 tahun kedepan ada engga yang yang lebih macet dari Jakarta ? yang mahal banyak ( :D beh nggak nyambung banget ).

Mau sampe kapan jakarta kaya begini terutama negara kita ini . Masih blm lepas di telinga dan mata gue berita kenaikan BBM mahasiswa pun masih blm kendor dengan demonya. cuma lucunya kok mahasiswa dapet SUBSIDI BLT padahal kan yang namanya orang kuliah kan pasti punya duit betul engga hhmmmmm ……..   aya aya wae .

Dapet Gopek / semester wah wah wah nasib mahasiswa sedang beruntung jangan - jangan pemerintah ambil kebijakan tersebut cuma gara - gara pemerintah takut di demo terus hehehehe :p.

Nanti setelah mahasiswa mereda karena dapet dana BLT . Tinggal kaum buruh yang akan turun kejalanan  menuntut dana BLT tersebut hahahaha cocok dong dengan iklan dari bung ANDI MALARANGEN.

“Sudah saatnya sekarang bukan barang yang disubsidi tapi manusia yang di subsidi”

Beh masih banyak orang - orang yang buat makan aja susah. sekarang BBM naek buat makan aja susah gimana buat beli kebutuhan yang lain . Kalau kita boleh memilih tapi kayanya mustahil sih karena sudah tidak ada pilihan.

Yah gue dukung terus Reformasi .

maju terus reformasi utk kebaikan bangsa dan Negara

:)

3 responses so far

Mei 28 2008

Video Conference

Published by roykeame under IT

Video Conferencing
menggunakan Netmeeting

Perkenalan
Binatang apakah openMCU ini? sebelum dibahas lebih lanjut ada baiknya kita kembali ke sebab-sebab adanya OpenMCU ini.
Tentunya teman-teman sudah mengenal program chatting seperti Yahoo! Messenger, MSN, ICQ, dsb. Bagi teman-teman yang memiliki jaringan LAN atau WAN, mungkin juga mengenal Netmeeting untuk M$ (telah tersedia di <drive>:\program files\netmeeting), Gnomemeeting atau OhPhone untuk Linux , OhPhoneX untuk Mac OS X. Pada saat ini, untuk melakukan video conferencing dengan menggunakan LAN tidak dapat dilakukan secara lebih dari 2 user. Untuk mengatasinya, maka dibutuhkan program tambahan pada sebuah PC yang akan kita anggap sebagai server. Program tersebut yang bernama OpenMCU.
OpenMCU adalah Multi Conference Unit yang menggunakan protocol H.323. Karenanya membutuhkan library OpenH323 untuk menjalankannya.

Fitur
Fitur-fitur yang ada pada OpenMCU adalah:

  • mendukung G.711, GSM MS-GSM dan LPC-10 audio codecs
  • mendukung H.261 video codec
  • dapat menerima multiple connections secara bersamaan
  • beberapa conferences yang berbeda dapat berbicara secara bersamaan menggunakan fitur ruang chat (rooms)
  • menampilkan statistics on calls in progress
  • dapat memanggil MCU ke remote endpoints
  • audio loopback mode echoes back your audio in a specific room. Ideal for
    setup of audio hardware and testing network performance.

Dengan fitur-fitur seperti diatas, maka video conferencing yang kita inginkan dengan biaya murah (karena menggunakan LAN). Terlebih lagi dengan akan dicanangkannya “Mega Jaringan”. Bisa hemat banyakkan, gak ada bandwidth yang keluar (coba kalo pake YM).

Instalasi
Ok. Perkenalannya segitu aja. Sekarang langkah-langkahnya untuk menggunakan ini adalah:

  • PC yang dijadikan Server, bisa Linux ataupun M$
  • Software yang dibutuhkan untuk Server (http://www.openh323.org/code.html):
    • PWLib DLL libraries
    • OpenH323 DLL libraries
    • OpenMCU
  • Software yang dibutuhkan Client:
    • Netmeeting untuk M$ (telah tersedia di <sistem drive>:\program files\netmeeting)
    • Gnomemeeting atau OhPhone untuk Linux
    • OhPhoneX untuk Mac OS X
  • Hardware Client:
    • WebCam
    • Microphone
    • Speaker

Langkah selanjutnya sebagai simulasi kita punya 4 komputer (A, B, C, D).

Komputer A akan dijadikan sebagai Server dan yang lainnya dijadikan sebagai Client. Langkah-langkah ini diasumsikan bagi pengguna M$, untuk pengguna LINUX langkahnya sama saja.
Setelah download ketiga file tersebut diatas(untuk servernya) unzip ketiga file tersebut kedalam satu folder (OpenMCU misalnya), kalau punya server gatekeeper ada baiknya dijadikan satu dengan server MCU ini supaya mempermudah dalam proses instalasi. Kemudian ketikkan: “openmcu -n –listenport 2020 -v” seperti gambar dibawah

openmcu -n --listenport 2020 -v

-n digunakan untuk server yang tidak tergabung kedalam gatekeeper, untuk server yang tergabung dengan gatekeeper ganti -n dengan “-g ipgatekeeper”. –listenport digunakan untuk menyediakan port yang akan digunakan untuk komunikasi antar client server, defaultnya 1720. -v digunakan untuk video conferencing.

Kemudian pada sisi client, aktifkan Netmeeting. ketikkan di address tersebut dengan nomor IP server (mis: 192.168.0.1). Untuk Client C dan D juga masukkan IP server tersebut.

Maka video conferencingpun dapat dilaksanakan :D, selamat mencoba…

Sumber:

One response so far

Mei 28 2008

WSUS Versi IV

Published by roykeame under Tak Berkategori

Seting WSUS Client

Update dan Configure Automatic Updates

WSUS client membutuhkan versi Automatic Updates yang kompatibel. WSUS Setup secara otomatis mengkonfigurasikan IIS untuk menginstall Automatic Updates versi terbaru pada masing-masing client yang terhubung ke WSUS server.

Note:

Walaupun hampir semua versi dari Automatic Updates dapat diarahkan ke WSUS server dan secara otomatis melakukan self-update ke versi WSUS-compatible , versi Automatic Updates yang ada pada Windows XP tanpa service packs tidak dapat update otomatis.

Cara terbaik untuk meng-configure Automatic Updates tergantung dari network environment. Pada Active Directory environment, dapat menggunakan Active Directory-based Group Policy object (GPO). Pada non-Active Directory environment, gunakan Local Group Policy object. Walaupun telah menggunakan Local Group Policy object (GPO) yang tersedia di domain controller, client computers harus diarahkan ke WSUS server, kemudian configure Automatic Updates.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Masukkan WSUS Administrative Template.
  • Konfigurasikan Automatic Updates.
  • Arahkan client computers ke WSUS server.
  • Inisiasi deteksi manual pada client computer.

Menambah WSUS Administrative Template

  1. Untuk menampilkan GPO, pada menu RUN, ketik gpedit.msc
  2. Pada Group Policy Object Editor, klik Administrative Templates nodes.
  3. Pada menu Action, klik Add/Remove Templates.
  4. klik Add.
  5. Pada Policy Templates dialog box, klik wuau.adm, kemudian klik Open.
  6. PadaAdd/Remove Templates dialog box, klik Close.

Konfigurasi Automatic Updates

  1. Pada Group Policy Object Editor, klik Computer Configuration, klik Administrative Templates, klik Windows Components, kemudian klik Windows Update.
  2. Pada details pane, double-klik Configure Automatic Updates.
  3. Klik Enabled, kemudian klik salah satu dari pilihan berikut:
    • Notify for download and notify for install. Opsi ini akan mengingatkan logged-on administrative user sebelum mendownload dan meng-install updates.
    • Auto download and notify for install. Opsi ini secara otomatis men-download updates kemudian memberitahukan logged-on administrative user sebelum meng-install updates.
    • Auto download and schedule the install. Set hari dan waktu untuk scheduled installation.
    • Allow local admin to choose setting. Pada opsi ini local administrators diperbolehkan menggunakan Automatic Updates pada Control Panel untuk memilih konfigurasi
  4. klik OK.

Mengarahkan client computer ke WSUS server

  1. Pada Group Policy Object Editor, klik Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Update.
  2. Pada details pane, double-klik Specify intranet Microsoft update service location.
  3. Klik Enabled, ketikkan HTTP URL tempat WSUS server berada di Set the intranet update service for detecting updates box dan di Set the intranet statistics server box. Misalnya, ketikkan http://servername dikedua box.
  4. Klik OK.

Setelah selesai, langkah ini memakan beberapa waktu sebelum client muncul di Computers page pada WSUS console. Untuk client computers yang dikonfigurasikan dengan Active Directory-based GPO, memakan waktu sekitar 20 menit setelah Group Policy refreshes. Secara default, Group Policy refreshes tiap 90 menit, dengan random offset antara 0 sampai 30 menites. Jika ingin melakukan refresh Group Policy secepatnya, pada command prompt die client computer ketikkan : gpupdate /force.

Untuk client computers yang dikonfigurasikan dengan Local GPO, Group Policy seting langsung digunakan dan membutuhkan waktu 20 menit.

Setelah Group Policy dapat digunakan, deteksi manual dapat dilakukan. Dengan langkah ini, tidak membutuhkan 20 menites untuk client computer menghubungi WSUS.

Deteksi manual WSUS server

  1. Pada client computer klik Start, kemudian klik Run.
  2. Ketik cmd, kemudian klik OK.
  3. Pada command prompt, ketik wuauclt.exe /detectnow. Command-line ini akan menginstruksikan Automatic Updates untuk mengadakan hubungan dengan WSUS server secepatnya.

No responses yet

Mei 28 2008

WSUS Versi III

Published by roykeame under IT

Seting WSUS Server

Step 1: Konfigurasi firewall

  • Pada WSUS server, klik Start>All Programs>Administrative Tools>Microsoft Windows Server Update Services.

Note:

Anda harus menjadi member dari WSUS Administrators atau local Administrators security groups pada server WSUS di install untuk dapat menggunakan WSUS console.

Untuk membuka WSUS console di Internet Explorer pada komputer lain dalam network sendiri ketikkan URL: http:// WSUSservername /WSUSAdmin

Menentukan proxy server

  1. PadaWSUS console toolbar, klik Options, kemudian klik Synchronization Options.
  2. Pada box Proxy server, pilih check box Use a proxy server when synchronizing, dan ketikkan proxy server name dan port number (port 80 by default).
  3. Jika harus menggunakan user credentials untuk menggunakan firewall, pilih check box Use user credentials to connect to the proxy server, kemudian ketik user name, domain, dan password. Jika menginginkan basic authentication for the user connecting to the proxy server, pilih check box Allow basic authentication (password in clear text).
  4. Klik Save settings, kemudian klik OK untuk menyimpan seting yang baru.

Step 2: Synchronize the Server

Setelah seting network connection selesai, lakukan update. Secara default, WSUS dikonfigurasikan untuk download Critical and Security Updates untuk semua Microsoft products. Untuk mendapatkan updateget updates, anda harus melakukan sinkronisasi WSUS server.

Synchronization meliputi komunikasi antara WSUS server dengan Microsoft Update. Setelah koneksi tercapai, WSUS menentukan apakah ada updates terbaru yang harus didownload sejak terakhir kali sinkronisasi. Karena ini adalah pertama kalinya synchronizing dilakukan oleh WSUS server, maka semua updates yang ada dan siap untuk mendapatkan approval untuk instalasi didownload

Sinkronisasi WSUS server

  1. Pada WSUS console toolbar, klik Options, kemudian klik Synchronization Options.
  2. Klik Synchronize now.

Setelah synchronization selesai, klik Updates pada WSUS console toolbar untuk melihat list update.\

Step 3: Membuat Computer Group

Computer groups bagian terpenting dalam WSUS deployments, bahkan bagi basic deployment. Computer groups mengatur updates pada computers tertentu. Ada dua computer groups default: All Computers dan Unassigned Computers. Secara default, ketika tiap client computer ditemukan oleh WSUS server, server memasukkan kedua groups tersebut.

Salah satu keuntungan membuat computer groups adalah untuk melakukan test updates sebelum men-deploy ke seluruh group. Tidak ada batasan jumlah group yang dapat dibentuk.

Ada 3 langkah dalam melakukan setting up computer groups. Pertama, specifikasikan bagaimana computer diset ke dalam computer groups. Ada dua pilihan: server-side targeting dan client-side targeting. Server-side targeting menambahkan client secara manual kedalam group menggunakan WSUS. Client-side targeting menambahkan clients ke WSUS secara otomatis dengan menggunakan Group Policy atau registry keys. Kedua, buat computer group pada WSUS. Ketiga, pindahkan computers kedalam group dengan menggunakan metode yang dipilih pada tahap pertama.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Tentukan server-side targeting.
  • Buat group.
  • Pindahkan computer ke group.

Menentukan metode untuk mengarahkan computers ke group

  1. Pada WSUS console toolbar, klik Options, kemudian klik Computer Options.
  2. Pada box Computer Options, klik Use the Move computers task in Windows Server Update Services.
  3. Dibawah Tasks, klik Save settings, kemudian klik OK ketika dialog konfirmasi keluar.

Membuat group

  1. Pada WSUS console toolbar, klik Computers.
  2. Dibawah Tasks, klik Create a computer group.
  3. Pada box Group name, ketikkan Test, kemudian klik OK.

Gunakan prosedur berikut untuk mengarahkan client computer untuk testing ke dalam test group.

Menambah secara manual computer ke Test group

  1. Pada WSUS console toolbar, klik Computers.
  2. Pada Groups box, klik group dimana computer yang akan dipindahkan berada.
  3. Pada list of computers, klik computer yang akan dipindahkan.
  4. Dibawah Tasks, klik Move the selected computer.
  5. Pada Computer group list, pilih group tujuan, kemudian klik OK.

Step 4: Approve dan Deploy Updates

Pada langkah ini lakukan approve update untuk tiap test client computers pada Test group. Computers pada group akan di cek oleh WSUS server setelah 24 jam. Setelah periode ini, anda dapat menggunakan WSUS reporting feature untuk menentukan jika ada updates yang telah diambil computers. Jika testing berjalan lancar, maka update tersebut dapat diapprove untuk komputer yang lainnya.

Untuk meng-approve dan deploy update

  1. Pada WSUS console toolbar, klik Updates. Secara default, list update di filter hanya untuk menampilkan Critical and Security Updates yang telah di-approv untuk detection pada client computers. Gunakan default filter untuk langkah ini.
  2. Piliha update yang akan di approve approve untuk diinstall. Informasi mengenai update yang dipilih ada di Details tab. Untuk memilih lebih dari satu updates secara berurutan, tekan dan tahan SHIFT key selama memilih; untuk memilih lebih dari satu update yang tidak berurutan, tekan dan tahan CTRL key selama memilih.
  3. Dibawah Update Tasks, klik Change approval. Approve Updates dialog akan tampil.
  4. Pada Group approval settings for the selected updates list, klik Install dari list Approval column untuk Test group, kemudian klik OK.

Setelah 24 jam, gunakan WSUS reporting feature untuk menentukan apakan update telah di-deploy ke client computer.

Mengecek Status Updates report

  1. Pada WSUS console toolbar, klik Reports.
  2. Pada halaman Reports, klik Status of Updates.
  3. Jika hendak difilter list update, dibawah View, pilih kriteria yang diinginkan, kemudian klik Apply.
  4. Jika ingin mencetak Status Updates report, dibawah Tasks, klik Print report.

2 responses so far

Mei 28 2008

WSUS Versi II

Published by roykeame under IT

Install WSUS Server

Langkah-langkah:

  1. Double-click WSUSSetup.exe.
  2. Klik Next.
  3. Baca terms of the license agreement, klik I accept the terms of the License Agreement, dan klik Next.
  4. Pada halaman Select Update Source, anda dapat mengatur dimana client akan mendapat kan update. Jika memilih check box Store updates locally, updates akan disimpan pada WSUS server dan tentukan lokasi penyimpanan. Jika tidak disimpan di lokal maka untuk mendapatkan update, client harus terhubung ke internet (Microsoft Update).Klik Next.Pilih Update Source Page
  5. Pada halaman Database Options, pilih software database yang digunakan untuk mengatur WSUS database. Secara default, WSUS Setup akan memilihkan untuk menginstall WMSDE jika servernya Windows Server 2003.Jika memilih WMSDE, SQL Server instance for WSUS harus tersedia, dengan memilih Use an existing database server on this computer dan mengetikkan instance name pada kotak SQL instance name.Biarkan setingan seperti defaultnya, dan klik Next.

    Database Options Page

  6. Pada halaman Web Site Selection, pilih Web site yang akan digunakan WSUS. Halaman ini yang akan digunakan untuk menunjukkan kemana client akan mencari update.
    Jika telah ada web site yang menggunakan port 80, WSUS Web site dapat menggunakan custom port.Biarkan setingan seperti defaultnya dan klik Next. Web Site Selection Page
  7. Pada halaman Mirror Update Settings, tentukan management role untuk WSUS server. Jika ini WSUS server pertama pada network atau hendak dijadikan sebagai distributed management topology, lewatkan halaman ini.Jika ingin central management topology, dan WSUS server ini bukan yang pertama pada network, pilh check box, dan ketik nama dari WSUS server yang telah ada pada kotak Server name.Biarkan setingan pada defaultnya dan klik Next.

    Mirror Update Settings Page

  8. Pada halaman Ready to Install Windows Server Update Services, cek kembali seting yang telah dibuat dan klik Next. Siap untuk halaman Install Windows Server Update Services
  9. Jika halaman akhir telah dikonfirmasikan bahwa WSUS installation telah berhasil, klik Finish.

No responses yet

Mei 28 2008

WSUS Versi I

Published by roykeame under IT

WSUS
Update Microsoft Product Locally

Perkenalan
Bagi administrator system masalah update software yang berada dalam tanggun jawabnya merupakan permasalahan yang bisa bikin repot. Untuk jaringan dalam perusahaan yang menggunakan peraturan yang ketat (misal: hanya orang tertentu yang mempunyai akses internet), maka untuk melakukan update software pada client merupakan masalah tersendiri. Untuk mengatasi hal tersebut Microsoft telah menyediakan alat bantu yang bernama WSUS (Windows Software Update Server). Dengan WSUS ini, maka client sama sekali tidak perlu memakai akses internet untuk mendapatkan patch/update dari microsoft. Sehingga dapat menghemat bandwidth.

Persiapan
Untuk dapat menggunakan fasilitas ini yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

Server

Client

  • Semua produk microsoft yang telah mempunyai fasilitas AutoUpdate.
  • Bagi produk yang belum mempunyai fasilitas AutoUpdate dapat diinstall terlebih dahulu software WUAU22.msi

Skenario yang dapat dilakukan
Ada beberapa skenario yang dapat dilakukan pada WSUS:

Simple WSUS Deployment

Simple WSUS Deployment with Computer Groups

WSUS Servers Chained Together

Distributing Updates on an Isolated Segment

WSUS Centralized Management (Replica Role)

WSUS Distributed Management

No responses yet

Mei 21 2008

Helpdesk System

Published by roykeame under Personal

Akhirnya kelar juga neh bikin helpdesk sistem under web , hehehe mudah - mudahan dapat membantu kerjaan gue walaupun hanya sebatas administrasi btw mending lah dari pada gak ke control terus .

mantap juga neh software namanye OTRS  (Online Ticket Request System), gretongan tapi full support dan hmm layak lah jadi assisten buat gue untuk menangani problem di kantor gue .

Tuh software gue permak abis hehehe menurut selera gue . dan hasilnya 123 mantaaaaaaaaab .

duh cape nih dari pagi konsen bikin helpdesk sampe lupa minum teh bikinan orang GA ukh baru bisa minum deh sambil ngetik ngetik lumayan buat ngilangin aus.

Ngomong - ngomong tar sore ada pertandingan Bola Indonesia lawan Bayer Muenchen wuih gile indonesia menang berapa kosong yak ? :D mimpi kali yeee tapi gue tetep dukung indonesia maju terus BUNG tunjukan pada dunia kalo kita mampu. wah semangat amat gue yah.

pulang tango ahh tar sore jemput bini terus mampir ke alfa mart beli bekel buat nonton bola , sore dukung indonesia tar malemnya dukung AC ups MU so pasti. hidup MU yesss.

dah dulu yeee kerja lagi abis istirahat sholat neh

3 responses so far

Mei 21 2008

Transparant Proxy dengan Mikrotik

Published by roykeame under IT

Fo next articel i explain to setting transparant web proxy server

1. first se t web proxy
/ ip web-proxy
set enabled=yes –>> to make ip web proxy enable
set src-address=0.0.0.0 –>> to make source address to access web proxy will allow
set port=8080 –>> to make port for web proxy
set hostname=”proxy.war.net.id” –>> setting for visble hostname web proxy
set transparent-proxy=yes –>> make transparant proxy enable
set parent-proxy=0.0.0.0:0–>> if we used parent proxy x
set cache-administrator=”support@somethink.org” –>> make set administrator info support
set max-object-size=4096KiB –>> maximal object can cacth with the proxy server
set cache-drive=system –>> where drive position that cache wil be saved
set max-cache-size=unlimited –>> maximal harddrive we used for cache
set max-ram-cache-size=unlimited –>> maximal ram we used for cache

2. add nat for redirect port for squid to make transparant

/ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=8080 –>> setting can redirect port 80 to 8080 for proxy server
/ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=3128 action=redirect to-ports=8080 –>> setting can redirect port 3128 to 8080 for proxy server
/ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=8080 action=redirect to-ports=8080 –>> setting can redirect port 8080 to 8080 for proxy server

Good Luck

regard

No responses yet

Mei 21 2008

Setting Mikrotik dengan ADSL

Published by roykeame under IT

This articel i explain how to configuration mikrotik using pc for router.

1. Configuration position of ADSL connection
modem —Mikrotik—-Switch —– Client
|
Client

a. Modem IP –>> 192.168.1.1

b. Mikrotik Using 2 Interface - Ether1 —->> 192.168.1.2

- Ether1 —->> 192.168.0.254

c. Switch — Client ip 192.168.0.1-253

2. Configuration step router pc mikrotik

a. add ip address to interface 1

/ip address add interface=ether1 address = 192.168.1.1 netmask= 255.255.255.0

b. add ip address to interface2

/ip address add interface=ether2 address = 192.168.0.1 netmask= 255.255.255.0

c. to see input of interface

/interface print

d. Set Value name off interface

/inteface set 0 name=”Public” –>> For Modem
/inteface set 1 name=”Lan” –>> For Lan

e. set routing for net ( modem )

/ip route add gateway=192.168.0.1

f. set dns server ISP

/ip dns set primary-dns=203.130.193.74 secondary-dns=202.134.0.155

/ip dns set allow-remote-requests=yes

g. set of nat the router pc to sharing bw to lan

/ip firewall nat add chain=srcnat out-inteface=Public action=masquerade

No responses yet

Mei 21 2008

Membuat Hotspot di Mikrotik

Published by roykeame under IT

Begitu mudahnya untuk menggunakan mikrotik. Konsep networking yang sudah anda pahami akan sangat mudah di implementasikan di operating sistem router yang berbasis kepada linux kernel ini. Kali ini kita akan praktekan sebuah judul yang banyak di nanti orang banyak. Judul yang di ambil adalah, membuat hotspot dan user manager dengan router yang sama.

Langkah pertama adalah sbb :

1. Buat sebuah server Radius
/ radius add service=hotspot address=127.0.0.1 secret=123456

2. Buat profile dan set profile tersebut untuk menggunakan Radius Server
/ ip hotspot profile set hsprof1 use-radius=yes

3. Membuat scriber
/ tool user-manager customer add login="MikroTik" password="qwerty" permissions=owner

4. Tambahkan Router kita dalam hal ini localhost.
/ tool user-manager router add subscriber=MikroTik ip-address=127.0.0.1 shared-secret=123456

5. Lalu silahkan browser ke http://routeranda/userman

Source http://tutorial.multisolusi.com/2007/05/…

No responses yet

Mei 21 2008

Memisahkan Bandwith Lokal dan International di Mikrotik

Published by roykeame under IT

Perubahan dari versi sebelumnya:

  1. Proses mangle berdasarkan address-list
  2. Pemisahan traffic Indonesia dan overseas lebih akurat

Semakin berkembangnya konten Internet lokal di Indonesia telah memberikan peluang bisnis baru dalam industri Internet di Indonesia. Saat ini banyak Internet Service Provider
(ISP) yang menawarkan paket bandwidth lokal atau IIX yang lebih besar dibandingkan bandwidth Internet Internasional, hal ini seiring dengan semakin banyaknya pengelola RT-RW Net yang mampu menyediakan layanan koneksi Internet yang lebih terjangkau bagi lingkungan sekitarnya.

 

Permasalahan umum yang terjadi pada jaringan RT-RW Net adalah masalah pengaturan bandwidth. Pada umumnya pengelola RT-RW Net akan kesulitan pada saat ingin memisahkan antara traffic lokal dengan traffic internasional karena umumnya jaringan RT-RW Net hanya menggunakan static routing, berbeda dengan ISP yang mampu membangun jaringan yang lebih komplek menggunakan protocol routing BGP sehingga ISP dapat dengan mudah memisahkan antara traffic local dan internasional.

 

Untuk memisahkan traffic lokal dengan traffic internasional tersebut RT-RW Net dapat dengan mudah menggunakan PC Router + Sistem Operasi Mikrotik, Mikrotik sebenarnya adalah linux yang sudah di buat sedemikian rupa oleh pengembangnya sehingga sangat mudah diinstall dan di konfigur dengan banyak sekali fitur dan fungsi. Untuk lebih lanjut mengenai mikrotik dapat dilihat pada situs webnya http://www.mikrotik.com atau http://www.mikrotik.co.id

 

Berikut adalah sekenario jaringan dengan Mikrotik sebagai router

Image

Gambar 1. Sekenario Jaringan

 

Penjelasan:

  1. Mikrotik Router dengan 2 Network Interface Card (NIC) Ether1 dan Ether3, dimana Ether1 adalah Ethernet yang terhubung langsung ke ISP dan Ether3 adalah Ethernet yang terhubung langsung dengan jaringan 192.168.2.0/24
  2. Bandwidth dari ISP misalnya 256Kbps internasional dan 1024Kbps lokal IIX
  3. Komputer 192.168.2.4 akan diberi alokasi bandwidth 128Kbps internasional dan 256Kbps lokal IIX

 

Untuk memisahkan antara traffic lokal IIX dengan traffic internasional caranya adalah dengan menandai paket data yang menuju atau berasal dari jaringan lokal IIX menggunakan mangle. Pertanyaannya bagaimana caranya Mikrotik bisa mengetahui paket tersebut menuju atau berasal dari jairngan lokal IIX?

Jawabannya adalah dengan mengambil data dari http://lg.mohonmaaf.com

karena http://lg.mohonmaaf.com sudah tidak aktif maka data dapat diambil dari:

http://203.89.24.3/cgi-bin/lg.cgi

Pilih Query dengan men-cek-list BGP dan klik Submit

Image

Gambar 2. Hasil Query http://lg.mohonmaaf.com untuk perintah “show ip bgp”

 

Fungsi dari http://lg.mohonmaaf.com adalah sebagai fasilitas looking glass jaringan lokal yang dikelola oleh PT. IDC , terima kasih kepada Bapak Johar Alam yang telah menyediakan layanan tersebut.

Dari hasil query tersebut selanjutnya simpan sebagai text files untuk selanjutnya dapat diolah dengan menggunakan spreadsheet contohnya Ms. Excel untuk mendapatkan semua alamat Network yang diadvertise oleh router-router BGP ISP lokal Indonesia pada BGP router IDC atau National Inter Connection Exchange (NICE).

Pada penjelasan versi-2 dokumen ini saya menggunakan teknik langsung memasukkan daftar ip blok ke /ip firewall mangle, dengan teknik ini saya harus memasukkan dua kali daftar ip yang didapat dari router NICE ke /ip firewall mangle.

Cara lain yang lebih baik adalah dengan memasukkan daftar ip blok dari router NICE ke /ip firewall address-list dengan demikian maka pada /ip firewall mangle hanya terdapat beberapa baris saja dan pemisahan traffic Indonesia dan overseas dapat lebih akurat karena mangle dapat dilakukan berdasarkan address-list saja.

Lebih jelasnya adalah sbb:

Selanjutnya buat script berikut untuk dapat diimport oleh router Mikrotik

/ ip firewall address-list
add list=nice address=58.65.240.0/23 comment=”” disabled=no
add list=nice address=58.65.242.0/23 comment=”” disabled=no
add list=nice address=58.65.244.0/23 comment=”” disabled=no
add list=nice address=58.65.246.0/23 comment=”” disabled=no
add list=nice address=58.145.174.0/24 comment=”” disabled=no
add list=nice address=58.147.184.0/24 comment=”” disabled=no
add list=nice address=58.147.185.0/24 comment=”” disabled=no
dst…

untuk mendapatkan script diatas dapat melalui URL berikut:

http://www.datautama.net.id/harijanto/mikrotik/datautama-nice.php

URL diatas secara online akan melakukan query ke router NICE dari http://lg.mohonmaaf.com

CATATAN:

Karena lg.mohonmaaf.com tidak dapat diakses maka utk daftar ip local dapat di ambil dari

http://ixp.mikrotik.co.id/download/nice.rsc

atau dari http://www.datautama.net.id/harijanto/mikrotik/datautama-nice.php

yang datanya dari looking glass DatautamaNet

 

dari hasil URL diatas copy lalu paste ke mikrotik dengan menggunakan aplikasi putty.exe ssh ke ipmikrotik tersebut, caranya setelah di copy teks hasil proses URL diatas lalu klik kanan mouse pada jendela ssh putty yang sedang meremote mikrotik tersebut. Cara ini agak kurang praktis tetapi karena jika script diatas dijadikan .rsc ternyata akan bermasalah karena ada beberapa baris ip blok yang saling overlap sebagai contoh:

\… add address=222.124.64.0/23 list=”nice”
[datautama@router-01-jkt] > /ip firewall address-list \
\… add address=222.124.64.0/21 list=”nice”
address ranges may not overlap

dimana 222.124.64.0/21 adalah supernet dari 222.124.64.0/23 artinya diantara dua blok ip tersebut saling overlap, sehingga pada saat proses import menggunakan file .rsc akan selalu berhenti pada saat menemui situasi seperti ini.

Sampai saat ini saya belum menemukan cara yang praktis utk mengatasi hal tersebut diatas.
Kalau saja kita bisa membuat address-list dari table prefix BGP yang dijalankan di mikrotik maka kita bisa mendapatkan address-list dengan lebih sempurna.

 

Selanjutnya pada /ip firewall mangle perlu dilakukan konfigurasi sbb:

/ ip firewall mangle
add chain=forward src-address-list=nice action=mark-connection \
new-connection-mark=mark-con-indonesia passthrough=yes comment=”mark all \
indonesia source connection traffic” disabled=no
add chain=forward dst-address-list=nice action=mark-connection \
new-connection-mark=mark-con-indonesia passthrough=yes comment=”mark all \
indonesia destination connection traffic” disabled=no
add chain=forward src-address-list=!nice action=mark-connection \
new-connection-mark=mark-con-overseas passthrough=yes comment=”mark all \
overseas source connection traffic” disabled=no
add chain=forward dst-address-list=!nice action=mark-connection \
new-connection-mark=mark-con-overseas passthrough=yes comment=”mark all \
overseas destination connection traffic” disabled=no
add chain=prerouting connection-mark=mark-con-indonesia action=mark-packet \
new-packet-mark=indonesia passthrough=yes comment=”mark all indonesia \
traffic” disabled=no
add chain=prerouting connection-mark=mark-con-overseas action=mark-packet \
new-packet-mark=overseas passthrough=yes comment=”mark all overseas \
traffic” disabled=no

Langkah selanjutnya adalah mengatur bandwidth melalui queue simple, untuk mengatur bandwidth internasional 128Kbps dan bandwidth lokal IIX 256Kbps pada komputer dengan IP 192.168.2.4 dapat dilakukan dengan contoh script sbb:

/ queue simple
add name=”harijant-indonesia” target-addresses=192.168.2.4/32 \
dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none packet-marks=indonesia \
direction=both priority=8 queue=default/default limit-at=0/0 \
max-limit=256000/256000 total-queue=default disabled=no
add name=”harijanto-overseas” target-addresses=192.168.2.4/32 \
dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none packet-marks=overseas \
direction=both priority=8 queue=default/default limit-at=0/0 \
max-limit=128000/128000 total-queue=default disabled=no

Script diatas berarti hanya komputer dengan IP 192.168.2.4 saja yang di batasi bandwidthnya 128Kbps internasional (overseas) dan 256Kbps lokal IIX (indonesia) sedangkan yang lainnya tidak dibatasi.

Hasil dari script tersebut adalah sbb:

Image

Gambar 3. simple queue untuk komputer 192.168.2.4

Dengan demikian maka komputer 192.168.2.4 hanya dapat mendownload atau mengupload sebesar 128Kbps untuk internasional dan 256Kbps untuk lokal IIX.

Untuk mengujinya dapat menggunakan bandwidthmeter sbb:

 

Image

Gambar 4. Hasil bandwidth meter komputer 192.168.2.4 ke lokal ISP

 

Image

Gambar 5. Hasil bandwidth meter ke ISP internasional

Dengan demikian berarti Mikrotik telah berhasil mengatur pemakaian bandwidth internasional dan lokal IIX sesuai dengan yang diharapkan pada komputer 192.168.2.4.

Pada penjelasan versi-3 ini proses mangle terhadap traffic “overseas” dapat lebih akurat karena menggunakan address-list dimana arti dari src-address=!nice adalah source address “bukan nice” dan dst-address=!nice adalah destination address “bukan nice”.

Sehingga demikian traffic “overseas” tidak akan salah identifikasi, sebelumnya pada penjelasan versi-2 traffic “overseas” bisa salah indentifikasi karena traffic “overseas” di definisikan sbb

add connection-mark=mark-con-indonesia action=mark-packet new-packet-mark=indonesia chain=prerouting comment=”mark indonesia”
add packet-mark=!indonesia action=mark-packet new-packet-mark=overseas chain=prerouting comment=”mark all overseas traffic”

packet-mark=!indonesia artinya “packet-mark=bukan paket Indonesia”, padahal “bukan paket Indonesia” bisa saja paket lainnya yang telah didefinisikan sebelumnya sehingga dapat menimbulkan salah identifikasi.

Adapun teknik diatas telah di test pada router mikrotik yang menjalankan NAT , jika router mikrotik tidak menjalankan NAT coba rubah chain=prerouting menjadi chain=forward.

Untuk lebih lanjut mengenai pengaturan bandwidth pada Mikrotik dapat dilihat pada manual mikrotik yang dapat didownload pada

http://www.mikrotik.com/docs/ros/2.9/RouterOS_Reference_Manual_v2.9.pdf

Script diatas dapat diimplementasikan pada Mikrotik Versi 2.9.27 , untuk versi mikrotik sebelumnya kemungkinan ada perbedaan perintah.

Reference:

* http://www.mikrotik.com
* http://www.mikrotik.co.id
* http://wiki.mikrotik.com

Selamat mencoba.

2 responses so far

Mei 21 2008

Simulasi Jaringan dengan Netkit2 - bag 1 Routing

Published by roykeame under IT

Proses Installasi Netkit2
Salam.
Setelah berlama-lama surfing, akhirnya saya mendapatkan aplikasi yang cocok bagi seorang admin jaringan pemula. Netkit2. Netkit menurut sang pembuatnya merupakan The poor man’s system for experimenting computer networking. Jika ditelusuri lebih jauh, memang seperti itu, sesuai fungsinya. Tapi jangan salah, biar miskin kaya akan fitur. :D. Emangnya Ryuzaki, miskin tapi nggak kaya. :D.
Dan harus dibiasakan kita bekerja dalam lingkungan Linux. Saya sarankan anda menggunakan Linux Slackware 10 atau yang lebih tinggi lagi. Saya sendiri menggunakan slackware 12. Cukup ringan.
Sebelumnya silahkan anda mengunduh packet-packet ini terlebih dahulu, packet ini bersemayam di http://www.netkit.org

netkit-2.4.tar.bz2
netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2
netkit-kernel-K2.2.tar.bz2

Setelah selesai, maka saya sarankan anda untuk menaruh packet-packet tersebut dalam directory home milik anda, sebagai contoh saya menaruhnya di home directory milik saya :

alk@house:/home/alk$ ls

netkit-2.4.tar.bz2*
netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2*
netkit-kernel-K2.2.tar.bz2*

Langsung saja anda extract packet packet tersebut …

alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-2.4.tar.bz2*
alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2*
alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-kernel-K2.2.tar.bz2*

Setelah proses extract selesai, terdapat directory netkit2. Yang harus anda lakukan sekarang adalah mendaftarkan kepada pemakaman terdekat letak persemayaman netkit2.

export NETKIT_HOME=/home/alk/netkit2
export MANPATH=:$NETKIT_HOME/man
export PATH=$NETKIT_HOME/bin:$PATH

Setelah selesai maka silahkan masuk ke directory netkit2.
Langkah selanjutnya adalah mengecek konfigurasi tadi.

alk@house:/home/alk/netkit2$ ./check_configuration.sh

Apabila di paling bawah ditampilkan tulisan seperti dibawah ini, maka anda telah berhasil menyemayamkan jenazah netkit2. Hi hi hi hi …

[ READY ] Congratulations! Your Netkit setup is now complete!
Enjoy Netkit!

Setelah semua proses diatas selesai anda bisa bercanda, dan bermesraan dengan teman baru anda ini. :D~~
Untuk mengetahui apakah proses installasi yang anda jalankan berhasil, lakukan percobaan seperti dibawah ini.

alk@house:~/netkit2$ vstart pc1 –eth0=A;

Apabila muncul windows mini baru, silahkan maju ke langkah berikutnya.

Simple Router
Di sarankan untuk memahami konsep routing.
Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Dengan netkit2 anda bisa mencoba untuk mengemulasikannya.

Pertama anda sediakan 2 virtual pc, dan 1 router dengan 2 ethernet card.

alk@house:~/netkit2$ vstart pc1 –eth0=A;
alk@house:~/netkit2$ vstart pc2 –eth0=B;
alk@house:~/netkit2$ vstart router1 –eth0=A –eth1=B;

Sebelum masing-masing komputer bisa berkomunikasi, interface dari ethernet harus dikonfigurasi terlebih dahulu.

Masuk ke konsole pc1

pc1:~# ifconfig eth0 192.168.10.5 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.10.255

Kemudian masuk ke konsole pc2, dalam hal ini kita akan membuat kelas yang berbeda, karena kita akan menggabungkan 2 lan.

pc2:~# ifconfig eth0 192.168.20.4 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.20.255

Yang anda dapatkan jika mencoba untuk melakukan ping dari pc1 ke pc2 adalah :
pc1:~# ping 192.168.20.4
Connect: Network is unreachable

Maka anda harus mengkonfigurasi router1 sebagai penjembatan untuk menghubungi 2 lancard yang interfacenya berbeda. Oleh karena itu pada router tersebut dibutuhkan minimal 2 ethernet card.
Silahkan masuk ke konsole router1

router1:~# ifconfig eth0 192.168.10.254 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.10.255

coba anda lakukan ping ke pc1, hasilnya adalah reply dari pc1.

router1:~# ping 192.168.10.5
64 bytes from 192.168.10.5 …
bla bla bla bla ( capek kalo diketik semua, males kalo harus di capture :D )

tetapi anda akan mendapatkan komentar Network is unreachable lagi jika anda mencoba untuk melakukan ping ke pc2, karena anda belum melakukan konfigurasi ethernet interface yang berhubungan dengan pc2 tersebut. Yang harus kita lakukan adalah konfigurasi ethernet yang ke 2.

router1:~# ifconfig eth1 192.168.20.1 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.20.255

Di sini router1 telah dapat berkomunikasi dengan pc1, dan pc2. Tetapi pc2 belum bisa berkomunikasi dengan pc1 ataupun sebaliknya. Disinilah letak router1 sebagai router untuk meneruskan packet ip dari satu jaringan ke jaringan yang lain.

Maka yang harus dilakukan adalah meletakkan si router1 sebagai default gateway kedua jaringan tersebut, dalam hal ini pc1 sebagai jaringan pertama, dan pc2 sebagai jariangan yang kedua.

Silahkan masuk ke konsole pc1, dan lakukan perintah seperti ini.

pc1:~# route add default gw 192.168.10.254

ini menjadikan interface ethernet pertama ( eth0 ) milik router sebagai gatewaynya.

Silahkan masuk ke konsole pc2, dan lakukan perintah seperti ini.

pc1:~# route add default gw 192.168.20.1

ini menjadikan interface ethernet kedua ( eth1 ) milik router sebagai gatewaynya.


Setelah itu pc1 dan pc2 dapat berkomunikasi meskipun ip kelas mereka berbeda.
Hup hup hup hurray !!

Ya, tutorial jaringan untuk sesi ini saya cukupkan dulu.
Terima kasih sudah jauh-jauh nyasar kemari hanya untuk membaca tutorial butut ini. :D

Wassalam.

No responses yet

Mei 19 2008

Harpitnas

Published by roykeame under Personal

Hari kejepit Nasional , banyak orang menyebut dengan singkatan tersebut perihal adanya 2 hari libur diantara 1 hari masuk kerja. Banyak sisi negatif dan positif dari adanya Harpitnas. Tergantung bagaimana kita menyikapinya, kalo buat gue sih no problemo mau libur mau masuk kek nang hadong masalah yah toh. Yang pasti enakan masuk lah gimana engga kalo kita libur pasti tetep aja dipotong cuti tahunan behhhhh rugi amir mending masuk gak kepotong deh cutinya.

Tar malem mau ngapain yah , besok libur paling banter bobo. tapi rencananya sih besok mau berenang heheeh dah lama neh gak berenang.

Mau ngajak  bini berenang ahh.

Enaknya kemana yah ?

Ke ancol hmmmmm ………. Yup mending ke ancol bisa PUAAAAAAAAAAAASSSSS

Ok bro lanjut kerja lagi ah

No responses yet

Next »